6+ (Candi dan Prasasti) Peninggalan Kerajaan Kalingga!!

Inilah beberapa candi dan prasasti peninggalan Kerajaan Kalingga yang menarik diketahui oleh para wisatawan. Perlu diketahui, Kalingga atau disebut juga " Ho-ling " adalah salah satu kerajaan yang pernah berdiri di Pulau Jawa.

Walaupun sampai sekarang lokasi Kerajaan Kalingga ini belum diketahui secara pasti. Namun, menurut beberapa ahli menyebutkan bahwa Kerajaan Kalingga adalah sebuah kerajaan Hindu yang berada di sekitar Jawa Tengah.

Hal ini bisa dibuktikan dari keberadaan beberapa candi dan prasasti peninggalan kerajaan yang diperkirakan berdiri pada abad ke 6 masehi. Lantas, apa saja candi dan prasasti peninggalan Kerajaan Kalingga tersebut? Berikut ulasannya.

Inilah Beberapa (Candi dan Prasasti) Peninggalan Kerajaan Kalingga Yang Menarik Diketahui


#1. Prasasti Tukmas

Peninggalan Kerajaan Kalingga
Prasasti Tukmas
Peninggalan Kerajaan Kalingga yang pertama yaitu Prasasti Tukmas. Prasasti ini ditemukan di sebelah barat lereng Gunung Merapi, atau lebih tepatnya di Dusun Dakawu, Desa Lebak, Kecamatan Grabak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Prasasti ini mengunakan tulisan Sansekerta dengan menggunakan huruf Pallawa. Dimana, bentuk aksaranya lebih muda dibandingkan dengan aksara yang ditemukan pada prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara.

Prasasti Tukmas ini dipahatkan pada sebuah batuan alam berukuran " cukup " besar didekat sebuah mata air. Dimana, didalam prasasti tersebut terukir gambar kendi, kapak, trisula, cakra, kelangsangka, dan bunga teratai.

Prasasti Tukmas juga menyebutkan tentang sebuah mata air dan sungai yang jernih dan bersih seperti Sungai Gangga di India. Tulisan dan ukiran di prasasti ini melambangkan hubungan antara manusia dengan dewa-dewa hindu.

Dan Prasasti Tukmas inilah yang menjadi salah satu dasar beberapa ahli beranggap bahwa Kerajaan Kalingga adalah sebuah kerajaan hindu, yang memiliki hubungan dengan kebudayaan agama hindu di India.

#2. Prasasti Sojomerto

Peninggalan Kerajaan Kalingga
Prasasti Sojomerto
Prasasti peninggalan Kerajaan Kalingga yang menarik diketahui berikutnya yaitu Prasasti Sojomerto. Sesuai dengan namanya, prasasti ini ditemukan di Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Prasasti yang terbuat dari batu andesit dengan tinggi sekitar 78 centimeter, dan panjang 43 centimeter ini mengunakan aksara kawi, dan bahasa melayu kuno, yang diperkirakan berasal dari abad ke 7 masehi.

Prasasti ini bersifat keagamaan siwais yang berisi tentang seluruh keluarga Dapunta, yang merupakan cikal bakal raja-raja dari Kerajaan Mataram Hindu. Hanya saja, dari 11 baris tulisan tersebut, sebagian barisnya sudah terhapus akibat terkikis usia.

Dengan penemuan Prasasti Sojomerto ini semakin menguatkan pendapat beberapa ahli yang menyebutkan bahwa wilayah kekuasaan Kerajaan Kalingga berada di pesisir Jawa Tengah dan sekitarnya.

Disamping itu, lewat prasasti ini juga diketahui bahwa pendiri Kerajaan Kalingga berasal dari keturunan Dinasti Sailendra, yaitu penguasa Kerajaan Mataram Kuno yang pernah berjaya di masa sebelumnya.

#3. Prasasti Upit

Selain Prasasti Tukmas, dan Prasasti Sojomerto, ada satu lagi prasasti yang juga merupakan bukti tantang keberadaan Kerajaan Kalingga atau Kerajaan Ho-ling (sebutan dari catatan Dinasti Tang) di Jawa Tengah, yaitu Prasasti Upit.

Prasasti Upit ini ditemukan di Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dimana, prasasti ini menceritakan tentang sebuah kampung bernama kampung upit, yang salah satu daerah bebas pajak berkat anugerah Ratu Shima.

Jika kamu penasaran seperti apa bentuk dan rupa Prasasti Upit ini? Kamu bisa melihatnya langsung di Museum Purbakala, yang lokasinya berada di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

#4. Candi Angin

Peninggalan Kerajaan Kalingga
Candi Angin
Selain beberapa prasasti diatas, yakni Prasasti Tukmas, Prasasti Sojomerto, dan Prasasti Upit, Kerajaan Kalingga juga meninggalkan beberapa bangunan berupa candi, salah satunya adalah Candi Angin.

Candi Angin ini bisa dikunjungi di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dinamakan " Candi Angin " karena lokasinya berada di sebuah kawasan yang " cukup " tinggi.

Dimana, terpaan angin di kawasan tersebut sangat kencang disepanjang waktu, dan hebatnya candi ini tidak pernah roboh, dan tetap berdiri kokoh hingga sekarang. Dari analisa karbon, diperkirakan candi ini dibangun sebelum Candi Borobudur.

Selain itu, Candi Angin juga tidak memiliki relief atau ornamen khas hindu budha, sehingga diperkirakan candi ini dibangun sebelum kebudayaan agama hindu budha menyatu dengan kebudayaan masyarakat setempat.

#5. Candi Bubrah

Peninggalan Kerajaan Kalingga
Candi Bubrah
Selain Candi Angin, ada satu lagi bangunan berupa candi yang merupakan peninggalan Kerajaan Kalingga, yaitu Candi Bubrah. Candi Bubrah ini ditemukan tidak begitu jauh dari lokasi Candi Angin.

Dinamakan " Candi Bubrah " karena ketika ditemukan candi ini sudah dalam kondisi luluh lantah. Dimana, ketika pertamakali ditemukan, Candi Bubrah ini hanya tinggal reruntuhan setinggi 2 meter saja.

Dilihat dari gaya bangunannya dan arsitektur-nya, diperkirakan candi ini dibangun pada abad ke 9 masehi. Disamping itu, candi yang dibuat dari batuan andesit ini juga memiliki corak kebudayaan budha.

#6. Situs Puncak Songolikur

Bukti tentang keberadaan Kerajaan Kalingga juga ditemukan di Puncak Rahtawu, atau disebut juga " Puncak Saptorenggo ", atau " Puncak Songolikur ", yang merupakan puncak tertinggi di Gunung Muria.

Dikawasan Puncak Puncak Songolikur (Puncak Rahtawu/Puncak Saptorenggo) ditemukan 4 arca batu, yaitu Arca Batara Guru, Arca Togog, Arca Wisnu dan Arca Narada, yang menjadi bukti keradaan Kerajaan Kalingga.

Sampai sekarang, para ahli belum mengetahui secara pasti bagaimana caranya mereka menbawa dan mengangkut arca-arca tersebut ke Puncak Songolikur, mengingat medan yang harus dilewati sangat sulit sekali.

Akhir Kata

Nah, itulah beberapa candi dan prasasti peninggalan Kerajaan Kalingga yang menarik untuk kamu ketahui. Baca juga ulasan tentang tentang Air Terjun Sekar Langit di Magelang (Jawa Tengah).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel